Pages

Monday, February 2, 2015

SEMBUH, SEHAT DAN SEMAAAKIIIN PINTAR ^.^

Hari ini setelah tiga hari sakit kakak kembali ke TPA. Tadinya Bunda khawatir kau akan menangis, tapi Alhamdulillah walaupun lima hari tidak masuk sampai disana kakak tidak rewel. begitu sampai langsung mau digendong salah satu Bunda disana.

Cuaca yang ekstrem membuat orang gampang jatuh sakit, banyak anaknya teman-teman kantor Bunda yang juga sakit sepertimu, batuk dan panas. Alhamdulillah kakak sudah sembuh, tinggal pileknya saja.

Bunda bersyukur kakak jarang sakit, terakhir sakit itu waktu terkena muntaber bulan Agustus tahun lalu, itu artinya lima bulan yang lalu. Tuuuh sehat banget kan, karena anak seumurmu biasanya rentan sakit bahkan bisa sebulan sekali. Sakitmu pun kali ini cuma batuk dan demam, mungkin kecapekan. Apalagi sejak terakhir sakit kakak tidak pernah pijat lagi ke mbah Dulkariman langganan kita biasanya. Kemarin begitu kakak semalaman batuk langsung Bunda bawa kesana.

Daaan kakak sekarang semaakiiin pintar. Sudah bisa pake sepatu sendiri loh, padahal Bunda saja agak kesulitan memakaikannya. Eh tiba-tiba kakak datang menghampiri Bunda dengan sepatu rapi terpasang sambil bilang "ayok....ayok..". Sudah dua kali loh, yang pertama sepatu putih, yang kedua sepatu yang warna orange. Kalau sepatu yang orange sih ukurannya memang masih agak kebesaran, tapi sepatu yang putih sudah sangat pas dengan kakimu sehingga butuh sedikit usaha untuk bisa masuk. Dan itu dua-duanya terpakai, kaki kanan dan kiri dengan perekatnya tertempel rapi. Tadinya Bunda agak tidak percaya, tapi dirumah hanya ada kita berdua karena Abi sedang keluar. Dibanding anak lain kakak memang terlambat bicara, usia 2tahun belum lancar ngomong tapi dalam banyak hal kakak lebih dulu bisa. Kata artikel yang Bunda baca, itu tanda-tandanya anak yang otak kanannya lebih dominan, Aamyin.

Yang membanggakan lagi kakak semakin makin mandiri, kalau makan sama sekali tidak mau disuapin. Maunya makan sendiri, pakai tangan ataupun pakai sendok. Makan camilan juga demikian. Seperti waktu kakak sakit, dari hari sebelumnya kakak sama sekali tidak mau makan apapun. Dan esok paginya kakak baru bangun jam 10 pagi, kakak tampak lemaass sekali. Bunda buatkan bubur hangat agar kakak selera makannya. Melihat Bunda bawa mangkok dan sendok kakak dengan susah payah bangun, menggeleng saat disuapin dan langsung mengambil sendok dari tangan Bunda, persis gayanya orang yang sudah dewasa. Pelan-pelan kakak makan sendiri, sampai bubur seperempat panci kecil habis. Mungkin kakak benar-benar lapar ya, setelah itu kakak tidur lagi.

Selain itu kakak juga semakin pintar ngomong, kosakatamu semakin banyak. Bunda bilang apa, kau langsung menirukan. Hebatnya kau tidak cadel, bahkan pengucapanmu jelas sekali tidak seperti balita yang baru belajar bicara. "susu, cicak, tissu, iku`(ikut), kaki (sapatu kau bilang kaki -.-)" dan banyak lagi.

Terus sehat ya sayaaang....

0 comments:

Post a Comment